Trik Lulus USM PKN STAN

Posting 31-Mei-2018 14:14:16

STAN merupakan Sekolah Tinggi Akutansi Negara yang memiliki ikatan dinas dengan Kementerian Keuangan RI. Ikatan dinas ini menjadi salah satu kelebihan yang dimiliki oleh STAN sehingga lulusan STAN akan mendapatkan jaminan pekerjaan setelah lulus nanti. Hal inilah yang menjadi daya tarik bagi siswa di seluruh Indonesia untuk masuk ke STAN. Banyak siswa di seluruh nusantara yang menjadikan STAN sebagai sekolah idaman mereka. Tidak heran jika pendaftar yang mengikuti tes sangatlah banyak, bahkan mencapai puluhan ribu siswa.

Persaingan yang sangat ketat ditambah dengan tahapan tes yang cukup pajang membuat kita harus mempersiapkan diri sebaik mungkin. Tidak cukup hanya menghafal atau berlatih saja, tapi kesehatan dan kebugaran tubuh juga ikut diperhitungkan sebagai syarat masuk jurusan STAN. Oleh karena itu, pemilihan bimbingan belajar STAN harus dilakukan dengan benar agar bimbel tersebut dapat memaksimalkan persiapan kita. Berikut tips saat mengerjakan USM STAN:

  1. Pahami aturan penilaian

Hasil USM yang telah kita kerjakan kemudian akan dinilai oleh para penilai yang sudah handal. Dalam penilaian ini, tentunya mereka memiliki sistem tersendiri, bagaimana penilaian yang digunakan. Sebelum mengerjakan USM, wajib bagi kita untuk mengetahui sistem penilaian yang digunakan pada USM STAN. Hal ini akan sangat berguna bagi kita dalam menyusun strategi. Tidak perlu mengerjakan semua soal dengan benar, tapi kita harus tahu cara seperti apa yang dapat menambah skor penilaian. Biaya bimbel STAN tidak akan menjadi masalah jika Anda dapat mengetahui strategi penambahan skor penilaian secara sehat.

  1. Kerjakan soal mulai dari yang mudah hingga tersulit

Tingkat kesulitan soal pada USM STAN sangatlah bervariasi, mulai dari soal yang mudah hingga soal yang begitu rumit. Soal yang mudah tidak membutuhkan waktu dalam pengerjaannya, namun Anda harus tetap teliti dalam mengerjakannya. Apabila Anda menjumpai soal yang susah atau rumit maka lewati dulu nomor tersebut. Soal yang rumit dan susah membutuhkan waktu yang cukup lama dalam mengerjakan ataupun memikirkannya sehingga waktu kita akan semakin menipis.

  1. Prioritaskan nilai mati

Salah satu sistem nilai yang digunakan pada USM STAN ini adalah nilai mati. Jumlah soal yang harus dikerjakan adalah 180 butir yang terdiri dari 120 soal TPA dan 60 soal Bahasa Inggris. Anda diharuskan untuk menjawab 1/3 soal pada masing-masing bagian dengan benar. Artinya, Anda harus menjawab 40 jawaban harus benar pada soal TPA dan 20 jawaban harus benar pada soal Bahasa Inggris. Meskipun demikian, jawablah pertanyaan untuk mendapatkan jawaban benar lagi untuk berjaga-jaga jika jawaban Anda ternyata ada yang salah. Nilai mati harus menjadi target utama dalam mengerjakan USM STAN.

  1. Alokasi waktu

Waktu yang disediakan untuk mengerjakan 180 soal adalah 150 menit. Jadi, alokasi waktu untuk satu soal sekitar 1 menit. Untuk soal yang mudah, mungkin waktu 1 menit sudah cukup. Berbeda lagi jika kita menjumpai soal yang membutuhkan pemikiran dan perhitungan yang lebih detail. Oleh karena itu, Anda harus menyusun strategi bagaimana penggunaan waktu yang efektif dan bagaimana mendapatkan jawaban sebanyak-banyaknya dengan waktu tersebut. Strategi dalam memanfaatkan waktu akan Anda dapatkan dari bimbel STAN CEC

  1. Jangan terpaku dan ambisius pada satu soal

Satu soal yang rumit terkadang membuat kita terpaku untuk tetap menyelesaikannya. Terkadang kita merasa penasaran untuk mengetahui jawaban yang benar sehingga kita akan menghabiskan banyak waktu dalam mengerjakannya. Cara ini justru tidak efektif karena waktu kita hanya terbatas, sedangkan jawaban yang harus diperoleh juga banyak. Oleh karena itu, tinggalkan soal yang rumit dan menghabiskan banyak waktu. Jika sekiranya soal tersebut rumit dan akan membuat kita terpaku lebih jauh, maka segera beralih ke soal berikutnya.